News

Pembukaan Hari Jadi dan Grebeg Suro th 2017

September 13, 2017

PONOROGO, Rangkaian agenda akbar tahunan Kabupaten Ponorogo dalam rangka Hari Jadi Ponorogo Ke 521 serta Grebeg Suro dan FRNP XXIV 2017 secara resmi telah dibuka, Selasa (12/9/2017) malam. Ada yang berbeda dalam agenda tahun ini karena adanya penggabungan antara Hari Jadi Ponorogo Ke 521 dengan Grebeg Suro dan FRNP XXIV 2017 sehingga Kabupaten Ponorogo akan sangat meriah dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung hampir satu bulan penuh mulai (30/08/2017) hingga (30/09/2017).

Pembukaan Hari Jadi Ponorogo Ke 521 serta Grebeg Suro dan FRNP XXIV 2017 dibuka langsung oleh Bupati Ponorogo Bapak Drs. H. Ipong Muchlissoni. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa Grebeg Suro dan Hari Jadi tahun ini dilaksanakan bersamaan atau serentak karena waktunya hampir berbarengan disisi lain juga untuk meningkatkan kuwalitas dan menghikmatkan kegiatan tersebut maka dijadikan satu rangkaian acara.

“Pemerintah Ponorogo terus berusaha untuk menjadikan Reog Ponorogo ini tercatat sebagai budaya warisan dunia di badan PBB Unesco.” ujar Bapak Ipong.

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah di Ponorogo tumpah ruah memadati Panggung Utama Alun-Alun Ponorogo. Bahkan bukan hanya warga masyarakat Ponorogo saja, namun sejumlah warga dari berbagai daerah diluar Ponorogo sengaja datang untuk menyaksikan pembukaan agenda tahunan Kabupaten Ponorogo ini. Bahkan warga rela menonton gelaran akbar itu di luar pagar, karena tempat duduk yang disediakan sudah terisi penuh.

Kemeriahan pembukaan agenda akbar tahunan ini diisi oleh penampilah oleh puluhan penari dari pelajar dan seniman Ponorogo, salah satunya adalah penampilan tari yang menceritakan legenda terbentuknya Telaga Ngebel Ponorogo. Selain itu dilanjutkan langsung dengan pesta kembang api yang juga menjadi pembuka gelaran akbar ini. Langit Ponorogo diwarnai dengan berbagai kembang api yang indah dan menarik lebih dari 10 menit.

Setelah rangkaian acara dibuka oleh Bapak Bupati Ponorogo maka acara dilanjutkan dengan Festival Reog Mini XV yang diikuti oleh siswa-siswi usia SMP. Dimana untuk malam kemarin diikuti oleh empat kontingen Reog Mini yaitu Singo Sumowicitro SMPN 2 Kauman, Sardula Pratama SMPN 6 Ponorogo, Kridha Taruna Kecamatan Mlarak, dan SDN 3 Bangunsari. Bapak Ipong menyambaikan bahwa dengan adanya Festival Reog Mini XV ini diharapkan akan terus menciptakan generasi penerus penggiat pelaku Reog Ponorogo.

Kontributor : Lukman J

What's Happening

Adalah sebuah warisan indahnya seni dan budaya yang ada di Ponorogo serta keindahan alam yang masih terjaga

Pameran Pusaka Grebeg Suro 2017 September 20, 2017