Penutupan Parade Dalang Bocah se-Provinsi Jawa Timur pada Senin (8/7) malam dimeriahkan penampilan spesial dari penyaji terbaik Festival Dalang Bocah Nasional 2017 asal Ponorogo, Dwi Asfina Wahyu Praja.

Ponorogo – Usai sudah Parade Dalang Bocah se-Provinsi Jawa Timur 2019 yang digelar selama tiga hari mulai Sabtu (6/7) hingga Senin (8/7) kemarin. Bertempat di gedung Padhepokan Reyog, malam penutupan berlangsung meriah dengan dihadiri oleh ratusan penonton. Seluruh peserta bersama grup pengiringnya, sejumlah jajaran Dinas Pariwisata Ponorogo dan Dinas Kebudayaan & Pariwisata Provinsi Jawa Timur hadir untuk menjadi saksi siapa saja yang berhasil menjadi jawara dalam ajang bergengsi tersebut.

Dalam sambutannya sekaligus menutup rentetan Parade Dalang Bocah se-Provinsi Jawa Timur tahun 2019, Kepala Dinas Pariwisata, Lilik Slamet Raharjo menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran serta partisipasi para dalang bocah dari berbagai daerah di Jawa Timur. Menurutnya, antusiasme para peserta bersama seluruh grup pendukung untuk hadir di Ponorogo adalah kunci kemeriahan serta kelancaran Parade Dalang Bocah tahun 2019 ini.

“Saya ucapkan terima kasih dan selamat kembali pulang ke tempat masing-masing kepada rekan-rekan dari luar kota, kepada dewan pengamat, dan para peserta dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Akhirnya, secara resmi Parade Dalang Bocah se-Provinsi Jawa Timur 2019 saya nyatakan ditutup”, pungkas Kadispar disambut tepuk tangan penonton.

Dewan pengamat Parade Dalang Bocah yang terdiri dari para pakar pedalangan Surakarta dan Jawa Timuran, saat membacakan pengumuman juara.

Kadispar Ponorogo, Lilik Slamet Raharjo, menyerahkan hadiah kepada pemenang predikat Dalang Mumpuni, yang diraih oleh Dyah Ayu Kusumaningtyas perwakilan Kota Madiun.

Para pemenang berfoto bersama dewan pengamat memamerkan trophy yang mereka raih.

Setelah melaksanakan serangkaian proses pengamatan dan penilaian terhadap 20 peserta dalang bocah beserta grup pengiringnya, dewan pengamat pun menetapkan siapa saja yang berhak menjadi juara. Ketua dewan pengamat, Bambang Suwarno, membacakan langsung nama-nama juara dalam ajang bergengsi tahunan bagi pecinta wayang kulit ini. Dosen ISI Surakarta ini mewakili dua orang juri lainnya, mengumumkan sejumlah kategori pemenang; Dalang Mumpuni, Dalang Bocah Terbaik, Grup Penyaji Terbaik, Dalang Sabet Terbaik, Dalang Catur Terbaik, Pesinden Terbaik, dan Naskah terbaik.

Usai mengumumkan kejuaraan, dewan pengamat menyampaikan harapannya agar melalui Parade Dalang Bocah kali ini, para peserta tidak hanya mengejar gelar juara. Menurut dewan pengamat, nilai-nilai budi pekerti serta berbagai pelajaran kehidupan dari cerita lakon pewayangan harus dapat menjadi hikmah bagi para calon dalang kondang Jawa Timur masa depan. Sebagai apresiasi, sejumlah hadiah menarik telah disiapkan bagi para pemenang, mulai dari trophy, sertifikat, uang pembinaan, hingga souvenir-souvenir cantik. Hadiah-hadiah tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Ponorogo dan perwakilan Disbudparprov Jawa Timur. – NM


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *