Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, memberikan sambutan dalam pertemuan bersama komunitas-komunitas masyarakat yang tergabung dalam Ponorogo Community di Pendopo Kabupaten pada Rabu (10/7) malam.

Ponorogo – Di tengah hiruk-pikuk pelaksanaan Tahun Wisata 2019, Pemkab Ponorogo terus menaruh perhatian tidak hanya terhadap kesuksesan penyelenggaraan berbagai event pariwisata tahun ini. Pemerintah disaat bersamaan juga memikirkan keberlanjutan pembangunan pariwisata di Ponorogo di masa mendatang. Melalui inisiatif dari kelompok masyarakat yang tergabung dalam Ponorogo Community, Bupati Ponorogo kemudian memfasilitasi pertemuan bersama berbagai stakeholder kepariwisataan di Ponorogo. Pertemuan berlangsung hangat pada Rabu (10/7) malam di Pendopo Kabupaten Ponorogo.

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, hadir bersama sejumlah jajaran pemerintahan diantaranya Sekretaris Daerah, Asisten Bupati, Kepala Dinas Pariwisata, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum. Ponorogo Community pun menghadirkan cukup banyak perwakilan komunitas dari berbagai latar belakang seperti Asosiasi Insan Pariwisata Ponorogo (AIPPO), Dewan Kesenian Ponorogo, Duta Wisata Kakang Senduk Ponorogo, Ponorogo Resik-resik, Pokdarwis, Asosiasi Desa Wisata (Asidewi), dan sebagainya. Menanggapi banyaknya perwakilan masyarakat yang hadir, Bupati Ponorogo pun mengapresiasi semangat masyarakat untuk bersama-sama pemerintah memikirkan masa depan daerah.

“Sebagai bupati, saya siap mendengarkan semua masukan yang akan panjenengan berikan. Saya siap mendiskusikan, memusyawarahkan, yang mana masukan-masukan itu nanti dapat menjadi dasar dalam menyusun kebijakan-kebijakan ke depan, khususnya dalam konteks kita malam ini yaitu di bidang pariwisata”, jelas Bupati Ipong mengawali sambutan.

Salah seorang perwakilan komunitas saat menyampaikan pemaparan di depan bupati serta jajaran Forkopimda Ponorogo.

Acara diskusi yang dipimpin oleh Kepala Desa Karangpatihan, Eko Mulyadi selaku moderator, berjalan hangat dengan berbagai pemaparan, kritik, pertanyaan, dan masukan yang cukup padat dari berbagai perwakilan komunitas. Bupati Ipong pun menanggapi seluruh masukan tersebut dengan seksama dengan menjawab secara langsung serta meminta tindak lanjut dari lembaga pemerintah terkait. Isu-isu tentang konsep dasar kepariwisataan Ponorogo, eksistensi kelompok pelestari seni dan tradisi lokal, pelibatan kelompok masyarakat secara signifikan di dalam pembangunan khususnya di bidang pariwisata menjadi topik yang paling mendapat perhatian berbagai pihak.

Pertemuan yang berlangsung hingga pukul 1 dini hari itu pun kemudian ditutup dengan sejumlah kesimpulan sementara. Diantaranya adalah tentang rencana Bupati Ponorogo untuk membentuk tim khusus yang akan menggelar rapat-rapat terbatas dalam rangka menyusun masterplan serta blueprint pembangunan pariwisata Ponorogo ke depan. Asisten II Bupati Ponorogo, Henry Indrawardana ditunjuk menjadi ketua tim dan akan memimpin diskusi-diskusi strategis selanjutnya. Rencananya, pertemuan antara Ponorogo Community dengan Bupati Ponorogo akan kembali digelar pada September mendatang. – NM


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *