Jakarta – Setelah sukses dengan penyelenggaraan pertama pada 2017 silam, Pemerintah Kabupaten Ponorogo akan kembali menggelar Reyog Jazz Ponorogo ke-2 pada di akhir tahun 2019 ini. Warta Jazz kembali digandeng oleh Pemkab Ponorogo untuk menghadirkan musisi-musisi jazz kenamaan di Indonesia. Menjelang penyelenggaraan Reyog Jazz Ponorogo kali ini, Bupati Ponorogo bersama Warta Jazz mengadakan konferensi pers nasional. Bertempat di mall FX Sudirman, Jakarta, puluhan awak media dari Ponorogo serta media nasional di Jakarta hadir pada Selasa (1/10) sore.

Didampingi oleh direktur festival Warta Jazz, Agus Setiawan Basuni, Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono, dan Kepala Dinas Pariwisata Ponorogo, Agus Sugiarto, Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni mengatakan bahwa keunikan Reyog Jazz dibandingkan event serupa lainnya adalah lokasi pelaksanaannya. Suasana Telaga Ngebel sebagai danau alami yang cukup populer di Jawa Timur akan dimaksimalkan untuk memberikan nuansa konser yang berbeda.

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni (kanan) saat konferensi pers Reyog Jazz Ponorogo 2019 didampingi Kepala Dinas Pariwisata Ponorogo, Agus Sugiarto (kiri), dan festival director Warta Jazz, Agus Setiawan Basuni (tengah).

“Yang istimewa adalah tempatnya. Berbagai festival musik jazz yang ada di Indonesia, belum ada yang digelar di atas telaga. Telaga Ngebel di Ponorogo punya suasana yang magis di sore-malam hari. Jadi, sangat bagus. Dalam Reyog Jazz kedua ini, telaga-nya akan kita tonjolkan”, jelas Bupati Ipong.

Reyog Jazz Ponorogo 2019 akan menghadirkan bintang tamu utama Fariz RM Anthology yang digawangi oleh Fariz RM (keyboard/vocal), Adi Darmawan (bass), Eddy Syakroni (drum), dan Iwan Wiradz (perkusi). Penyanyi jazz wanita Sierra Soetedjo juga akan tampil bersama Tiyo Alibasjah dan Donny Koeswinarno pada Reyog Jazz kali ini. Tak hanya itu, sesuai tajuk acara, akan ditampilkan pula kolaborasi music jazz dan music gamelan reyog. Komposisi tersebut akan digarap dan ditampilkan oleh kelompok Ber6 yang digawangi oleh Denny Chasmala, Andre Dinuth, Yankjay, Zendhy Kusuma, bersama Yandi Andaputra dan Franky Sadikin. Kelompok Ber6 akan berkolaborasi dengan pemusik dan penari Reyog Ponorogo dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Sejumlah musisi jazz mancanegara juga akan dihadirkan. Diantaranya Yvon Thibault (Kanada), Bennet Bandeis (AS), Brandon Julio (Indonesia), Gala Ga (Rusia) yang membentuk grup Batur Band. Tak ketinggalan, sejumlah komunitas dan musisi jazz lokal-regional juga akan turut memeriahkan musik jazz telaga ini. Diantaranya yaitu Mrs.Holdingsky & The Apprentice – Komunitas Jazz Ponorogo, Aditya Ong Trio feat JJ – Solo Jazz Society, dan Siluet – Komunitas Jazz Madiun.

Tak hanya konser musik, rangkaian Reyog Jazz Ponorogo 2019 juga akan diisi dengan kegiatan workshop musik jazz oleh Tiyo Alibasjah di Universitas Muhammadiyah Ponorogo (11 Oktober 2019), serta Pojok Edukasi dan Bersih-bersih Telaga Ngebel yang dipelopori oleh komunitas Ponorogo Resik-resik (12 Oktober 2019). Melalui kegiatan-kegiatan tersebut, Reyog Jazz Ponorogo tidak hanya digelar sebagai event hiburan, melainkan juga sebagai event yang edukatif bagi masyarakat.

Reyog Jazz Ponorogo 2019 diselenggarakan dengan didukung oleh Wonderful Indonesia (Kemenpar RI), Maesa Hotel, Jazzthilan Ponorogo, Ponorogo Resik-resik, IGers Ponorogo, Komunitas Penyeduh Kopi, JanganTulalit.com, Bisnis.com, Good News From Indonesia, Media Indonesia, MacroAd Linikini, Romansa 98.8 FM, RRI Pro2 Madiun, DCS FM Madiun, dan Grindulu FM Pacitan. – NM

 

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *